Di saat aku sadar akan satu hal
Satu hal dimana hati masih memilihmu
Namun tak ada lagi yang dapat kulakukan
Bahkan waktu pun tak izinkan aku tuk bicara
Bicara tuk ungkapkan semua
Memohon pada waktu tuk kembali
Menjaga utuhnya tali kasih
Mengulang semua kenangan indah
Maaf…
Maaf untuk segala kata penyayat hati
Maaf untuk sebuah kenangan mengiris perih
Maaf untuk semua rindu menyesakkan dada
Tak pernah bermaksud membuatmu luka
Tak pernah berniat melihat hati menangis
Menangis karena cinta kasih tulus yang terabaikan
Memang benar kata pepatah
Sesal selalu datang bila waktu tlah usai
Ya sesal mendalam karena telah mengabaikanmu
Mengabaikan hati yang seharusnya tak pantas menerima itu
Walalu bibir belum berucap
Setidaknya puisi ini tlah bicara
Bicara akan perasaan sesungguhnya
Perasaan yang masih ku pendam
Sampai ia mampu ungkapkan semua
Aku tak berharap banyak kau kan kembali
Kembali untuk membuat kisah indah lagi
Karena mimpi selamanya kan menjadi mimpi
Dan takdir tak izinkan kita tuk bersama
Darimu aku dapat mengenal cinta
Darimu aku mengerti indahnya rasa sayang itu
Dan darimu aku belajar merelakan
Merelakan engkau walau hati terus menangis
Terima kasih untuk semuanya
Terima kasih untuk rasa sayang yang pernah kau beri
Terima kasih untuk kasih yang tak terperi
Dan terima kasih untuk semua kenangan
Yang aku tahu semua takkan terganti
Created by : Eka Maudyna Isdyanti
05 Desember 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar